Senin, 26 November 2012

5 Tips Sehat Saat Di Depan Laptop atau Komputer

"tulisan softskill"

      Hai, sahabat. Tips Kesehatan. Teknologi pada zaman sekarang sudah semakin maju. Berbagai alat atau mesin baru telah berhasil di buat dan diproduksi secara masal untuk mempermudah pekerjaan manusia. Jadi kita semakin di untungkan atas kemajuan teknologi tersebut. Salah satunya yaitu komputer dan laptop yang sudah banyak dimiliki oleh sebagian besar manusia. Namun, disamping menguntungkan kita, komputer dan laptop membawa dampak buruk bagi kesehatan anda. Lalu, adakah tips sehat saat berada di depan laptop atau komputer.....???

      Sahabat, tips kesehatan. Komputer dan laptop sudah menjadi bagian dari hidup kita. Kedua alat tersebut disamping bisa mempermudah pekerjaan kita juga bisa digunakan untuk berkomunikasi antar orang-orang yang dekat dengan kita seperti adanya facebook dan lain-lain, juga bisa kita gunakan untuk hiburan bahkan berbelanja pun bisa kita lakukan di depan layar komputer dan laptop kita. Namun keberadaan laptop dan komputer berdampak buruk bagi kesehatan kita, jika kita berlama-lama di depan komputer maupun laptop tersebut. Berikut ini 5 tips sehat saat di depan laptop atau komputer :
  1. Untuk menghindari dari kram pada tangan, lehar dan kaki anda, sebaiknya anda sesekali memutar leher dengan searah atau berlawanan dengan jarum jam dan juga renggangkan jemari kaki dan tangan anda saat sudah agak lama di depan layar laptop maupun komputer.
  2. Saat berada terlalu lama di depan layar laptop maupun komputer otomatis tubuh anda akan jarang sekali bergerak dan ini sangat tidak baik untuk kesehatan anda. Ada baiknya, anda meluangkan waktu di pagi atau sore hari untuk berjalan atau berolahraga untuk kembali melemaskan otot-otot dan persendiaan tubuh anda.
  3. Saat berada di depan layar laptop maupun komputer, usahakan  duduk dengan posisi yang benar yaitu jaga jarak  mata anda dengan layar laptop, usahakan bahu tetap rileks dan posisi punggung yang tegak dan jangan membungkuk serta mengistirahatkan jemari tangan anda setelah sekian lama mengetik didepan komputer  maupun laptop.
  4. Orang yang berada terlalu lama didepan komputer maupun laptop biasanya mengalami pertambahan berat badan secara drastis. Jadi usahakan berolahraga dan menjaga pola makan serta mengkonsumsi makanan yang sehat untuk memperlancar metabolisme tubuh anda.
  5. Usahakan mengedipkan mata anda  di depan layar komputer maupun laptop dengan intensitas yang sering. Ini berguna agar mata anda tidak perih karena kering dan juga menghindari dari berbagai bahaya penyakit mata yang mungkin timbul, dikarenakan terlalu sering berada berlama-lama di depan komputer maupun laptop.
url : http://intips-kesehatan.blogspot.com/2012/11/tips-sehat-depan-laptop-komputer.html 

ILMU SOSIAL DASAR (ISD)

“INDIVIDU , KELUARGA, DAN MASYARAKAT”

Pertumbuhan Penduduk
·         Pengertian individu
Individu berasal dari kata yunani yaitu “individium” yang artinya “tidak terbagi”. Dalam ilmu sosial paham individu, menyangkut tingkah laku dengan kehidupan dan jiwa yang majemuk, memegang suatu peranan dalam pergaulan hidup antar manusia. Individu merupakan kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan bukan sebagai manusia keseluruhan. Maka dapat disimpulkan bahwa individu adalah manusia yang memiliki peranan khas atau spesifik dalam kepribadiannya. Dan terdapat tiga aspek dalam individu yaitu aspek organik jasmaniah, aspek psikis rohaniah, dan aspek sosial dimana aspek aspek tersebut saling berhubungan.
·         Pengertian pertumbuhan individu
Pertumbuhan adalah suatu proses bertambahnya jumlah sel tubuh suatu organism yang disertai dengan pertambahan ukuran, berat, serta tinggi yang bersifat irreversible (tidak dapat kembali pada keadaan semula). Pertumbuhan lebih bersifat kuantitatif, dimana suatu organism yang dulunya kecil menjadi lebih besar seiring dengan pertambahan waktu.
·         Faktor-faktor yang memperngaruhi pertumbuhan individu
Faktor genetik
Faktor lingkungan :
A.    Pranatal
gizi, mekanis, toksin,endokrin, radiasi, infeksi, stress,imunitas, anoksia, embrio.
B. Post natal
- Lingkungan biologis
 pertumbuhan somatik, jenis kelamin, umur, gizi,perawatan kesehatan, penyakit kronis, metabolisme dan hormon).
- Faktor fisik
cuaca, sanitasi, keadaan rumah dan sanitasi.
- Fakor psikososial
(stimulasi, motivasi belajar, ganjaran, kelompok sebaya, stress. Cinta dan kasih saying, interaksi).
- Faktor keluarga dan istiadat
(pendidikan, pekerjaan, jumlah saudara, jenis kelamin, adat istiadat, agama dan kehidupan politik)


Fungsi Keluarga
·         Pengertian fungsi keluarga
Keluarga adalah lembaga sosial dasar dari mana semua lembaga atau pranata sosial lainnya berkembang. Di masyarakat mana pun di dunia, keluarga merupakan kebutuhan manusia yang universal dan menjadi pusat terpenting dari kegiatan dalam kehidupan individu
Keluarga dapat dibedakan menjadi dua, yakni keluarga batih atau keluarga inti (conjugal family) dan keluarga kerabat (consanguine family). Conjugal Family atau keluarga batih didasarkan atas ikatan perkawinan dan terdiri dari seorang suami, istri, dan anak-anak mereka yang belum kawin.
Lain halnya dengan consanguine family. Keluarga hubungan kerabat sedarah atau consanguine family tidak didasarkan pada pertalian kehidupan suami istri, melainkan pada pertalian darah atau ikatan keturunan dari sejumlah orang kerabat.
·         Macam-macam fungsi keluarga
Macam-macam fungsi keluarga:
1.    Fungsi biologis : Agar keluarga dapat menyelenggarakan perkawinan pada anak anaknya
2.    Fungsi keagamaan : menjalani dan memahami  mendalami ajaran ajaran agama yang dimiliki.
3.    Fungsi Sosial  : agar keluarga berusaha  mengajarkan kepada anak anaknya agar memahami sikap sopan dan santun dalam bergaul.
4.    Fungsi Ekonomi : Menyelenggarakan kebutuhan dalam berkeluarga
5.    Fungsi pemliharaan : Agar keluarga dapat terlindung dari segala gangguan  dan saling membantu

Individu, Keluarga, dan Masyarakat
·         Pengertian keluarga
Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.
dan keluarga merupakan suatu hal yang harus terbentuk dalam setiap orang agar mereka dapat salaing memahami satu dengan lainnya.
Dan dari pada itu keluarga harmonis suatu bentuk yang harus dilakukan oleh setiap kepala keluarga agar keluargnya tentram damain dan sejahtera.
jadi keluarga itu sesutau yang mempunyai nilai dalam menjalani suatu tindakan dalam masyarakat.
·         Pengertian masyarakat
Masyarakat adalah Masyarakat merupakan kumpulan manusia yang relatif mandiri, hidup bersama-sama dalam waktu yang cukup lama, tinggal di suatu wilayah tertentu, mempunyai kebudayaan sama serta melakukan sebagian besar kegiatan di dalam kelompok / kumpulan manusia tersebut.( Paul B. Horton & C. Hunt)
·         Sebutkan dan jelaskan 2 golongan masyarakat
Multikulturalisme dan Kesederajatan
Multikulturalisme adalah sebuah ideologi yang menekankan pengakuan dan penghargaan pada kesederajatan perbedaan kebudayaan. Tercakup dalam pengertian kebudayaan adalah para pendukung kebudayaan, baik secara individual maupun secara kelompok, dan terutama ditujukan terhadap golongan sosial askriptif yaitu sukubangsa (dan ras), gender, dan umur. Ideologi multikulturalisme ini secara bergandengan tangan saling mendukung dengan proses-proses demokratisasi, yang pada dasarnya adalah kesederajatan pelaku secara individual (HAM) dalam berhadapan dengan kekuasaan dan komuniti atau masyarakat setempat.
Masyarakat Majemuk
Masyarakat majemuk terbentuk dari dipersatukannya masyarakat-masyarakat suku bangsa oleh sistem nasional, yang biasanya dilakukan secara paksa (by force) menjadi sebuah bangsa dalam wadah negara.
·         Masyarakat industri dan masyarakat non industri
1. Masyarakat non Industri
Secara garis besar, kelompoknasional atau organisasi kemasyarakatan non industri dapat digolongkan menjadi dua golongan, yaitu kelompok primer (primary group) dan kelompok sekunder (secondary group)
*Kelompok Primer
Dalam kelompok primer, interaksi antar anggota terjalin lebih intensif, lebih erat, lebih akrab. Kelompok primer ini disebut juga kelompok ”face to face group”, sebab para anggota kelompok sering berdialog, bertatap muka, karena itu saling mengenal lebih dekat, lebih akrab.Sifat interaksidalam kelompok-kelompok primer bercorak kekeluargaan dan lebih berdasarkan simpati. Pembagian kerja atau pembagian tugas pada kelompok, yaitu menerima serta menjalankan tugas idak secara paksa, lebih dititik beratkan pada kesadaran, tanggung jawab para anggota dan berlangsung atas dasar rasa simpati dan secara sukarela. Contoh-contoh kelompok primer, antara lain : keluarga, rukun tetangga, kelompok belajar, kelompok agama, dan lain sebagainya.
* kelompok sekunder
Antara anggota kelompok sekunder, terpaut saling hubungan tak langsung, formal, juga kurang bersifat kekeluargaan.Oleh karena itu, sifat interaksi, pembagian kerja antar anggota kelompok di atur atas dasar pertimbangan-pertimbangan rasional. Obyektif.
Para anggota menerima pembagian kerja/tugas atas dasar kemampuan : keahlian tertentu, disamping dituntut dedikasi. Hal-hal semacam itu diperlukan untuk mencapai target dan tujuan tertentu yang telah dif lot dalam program-program yang telah disepakati. Contoh-contoh kelompok sekunder, misalnya : partai politik, perhimpunan serikat kerja/serikat buruh, organisasi profesi dan sebagainya.
2. Masyarakat Industri
            Jika pembagian kerja bertambah kompleks, suatu tanda bahwa kapasitas masyarakat semakin tinggi. Solidaritas didasarkan pada hubungan saling ketergantungan antara kelompok-kelompok masyarakat yang telah mengenal pengkhususan. Otonomi sejenis, juga menjadi ciri dari bagian atau kelompok-kelompok masyarakat industri. Otonomi sejenis dapat diartikan dengan kepandaian/keahlian khusus yang dimiliki seseorang secara mandiri, sampai pada batas-batas tertentu.
            Contoh-contoh : tukang roti, tukang sepatu, tukang bubut, tukang las, ahli mesin, ahli listrik, ahli dinamo, mereka dapat bekerja secara mandiri. Dengan timbulnya spesialisasi fungsional, makin berkurang pula, ide-ide kolektif untuk diekspresikan dan dikerjakan bersama. Dengan demikian semakin komplek pembagian kerja, semakin banyak tibul kepribadian individu.

Hubungan Antara Individu dan Keluarga Serta Masyarakat
·         Makna individu
Individu merupakan unit terkecil pembentuk masyarakat. Dalam ilmu sosial, individu berarti juga bagian terkecil dari kelompok masyarakat yang tidak dapat dipisah lagi menjadi bagian yang lebih kecil. Sebagai contoh, suatu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Ayah merupakan individu dalam kelompok sosial tersebut, yang sudah tidak dapat dibagi lagi ke dalam satuan yang lebih kecil.
Pada dasarnya, setiap individu memiliki ciri-ciri yang berbeda. Individu yang saling bergabung akan membentuk kelompok atau masyarakat. Individu tersebut akan memiliki karakteristik yang sama dengan kelompok dimana dirinya bergabung.

·         Makna keluarga
Keluarga berasal dari bahasa Sansekerta “kulawarga”. Kata kula berarti “ras” dan warga yang berarti “anggota” Keluarga adalah lingkungan di mana terdapat beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah
Keluarga sebagai kelompok sosial terdiri dari sejumlah individu, memiliki hubungan antar individu, terdapat ikatan, kewajiban, tanggung jawab di antara individu tersebut

keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan. Menurut Salvicion dan Celis (1998) di dalam keluarga terdapat dua atau lebih dari dua pribadi yang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan, di hidupnya dalam satu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan di dalam perannya masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu kebudayaan.
·         Hubungan antara individu keluarga dan masyarakat
Individu barulah dikatakan sebagai individu apabila pada perilakunya yang khas dirinya itu diproyeksikan pada suatu lingkungan sosial yang disebut masyarakat. Satuan-satuan lingkungan sosial yang mengelilingi individu terdiri dari keluarga, lembaga, komunitas dan masyarakat.
1. Hubungan individu dengan keluarga
Individu memiliki hubungan yang erat dengan keluarga, yaitu dengan ayah, ibu, kakek, nenek, paman, bibi, kakak, dan adik. Hubungan ini dapat dilandasi oleh nilai, norma dan aturan yang melekat pada keluarga yang bersangkutan.
Dengan adanya hubungan keluarga ini, individu pada akhirnya memiliki hak dan kewajiban yang melekat pada dirinya dalam keluarga.
2. Hubungan individu dengan lembaga
Lembaga diartikan sebagai sekumpulan norma yang secara terus-menerus dilakukan oleh manusia karena norma-norma itu memberikan keuntungan bagi mereka.
Individu memiliki hubungan yang saling mempengaruhi dengan lembaga yang ada disekelilingnya. Lingkungan pekerjaan dapat membentuk individu dalam membentuk kepribadian. Keindividuan dalam lingkungan pekerjaan dapat berperan sebagai direktur, ketua dan sebagainya. Jika individu bekerja, ia akan dipengaruhi oleh lingkungan pekerjaannya.
3. Hubungan individu dengan komunitas
Komunitas dapat diartikan sebagai satuan kebersamaan hidup sejumlah orang banyak yang memiliki teritorial terbatas, memiliki kesamaan terhadap menyukai sesuatu hal dan keorganisasian tata kehidupan bersama.
Komunitas mencakup individu, keluarga dan lembaga yang saling berhubungan secara independen.
4. Hubungan individu dengan masyarakat
Hubungan individu dengan masyarakat terletak dalam sikap saling menjungjung hak dan kewajiban manusia sebagai individu dan manusia sebagai makhluk sosial. Mana yang menjadi hak individu dan hak masyarakat hendaknya diketahui dengan mendahulukan hak masyarakat daripada hak individu. Gotong royong adalah hak masyarakat, sedangkan rekreasi dengan keluarga, hiburan, shopping adalah hak individu yang semestinya lebih mengutamakan hak masyarakat.

Proses Terjadi Urbanisasi
Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota. Urbanisasi adalah masalah yang cukup serius bagi kita semua. Persebaran penduduk yang tidak merata antara desa dengan kota akan menimbulkan berbagai permasalahan kehidupan sosial kemasyarakatan. Jumlah peningkatan penduduk kota yang signifikan tanpa didukung dan diimbangi dengan jumlah lapangan pekerjaan, fasilitas umum, aparat penegak hukum, perumahan, penyediaan pangan, dan lain sebagainya tentu adalah suatu masalah yang harus segera dicarikan jalan keluarnya.
Berbeda dengan perspektif ilmu kependudukan, definisi Urbanisasi berarti persentase penduduk yang tinggal di daerah perkotaan. Perpindahan manusia dari desa ke kota hanya salah satu penyebab urbanisasi. perpindahan itu sendiri dikategorikan 2 macam, yakni: Migrasi Penduduk dan Mobilitas Penduduk, Bedanya Migrasi penduduk lebih bermakna perpindahan penduduk dari desa ke kota yang bertujuan untuk tinggal menetap di kota. Sedangkan Mobilitas Penduduk berarti perpindahan penduduk yang hanya bersifat sementara atau tidak menetap.
Untuk mendapatkan suatu niat untuk hijrah atau pergi ke kota dari desa, seseorang biasanya harus mendapatkan pengaruh yang kuat dalam bentuk ajakan, informasi media massa, impian pribadi, terdesak kebutuhan ekonomi, dan lain sebagainya.
Pengaruh-pengaruh tersebut bisa dalam bentuk sesuatu yang mendorong, memaksa atau faktor pendorong seseorang untuk urbanisasi, maupun dalam bentuk yang menarik perhatian atau faktor penarik. Di bawah ini adalah beberapa atau sebagian contoh yang pada dasarnya dapat menggerakkan seseorang untuk melakukan urbanisasi perpindahan dari pedesaaan ke perkotaan.
A. Faktor Penarik Terjadinya Urbanisasi
Ø  Kehidupan kota yang lebih modern
Ø  Sarana dan prasarana kota lebih lengkap
Ø  Banyak lapangan pekerjaan di kota
Ø  Pendidikan sekolah dan perguruan tinggi lebih baik dan berkualitas
B. Faktor Pendorong Terjadinya Urbanisasi
Ø  Lahan pertanian semakin sempit
Ø  Merasa tidak cocok dengan budaya tempat asalnya
Ø  Menganggur karena tidak banyak lapangan pekerjaan di desa
Ø  Terbatasnya sarana dan prasarana di desa
Ø  Diusir dari desa asal
Ø  Memiliki impian kuat menjadi orang kaya



“PEMUDA DAN SOSIALISASI”

Internalisasi Belajar dan Spesialisasi
                                    Istilah internasilasasi lebih ditekankan pada norma-nroma individu yang menginternasilasikan norma-norma tersebut.
Istilah belajar ditekankan pada perubahan tingkah laku, yang semula tidak dimiliki sekarang telah dimiliki oleh seorang individu.
Istilah spesialisasi ditekankan pada kekhususan yagn telah dimiliki oleh seorang individu, kekhususan timbul melalui proses yang agak panjang dan lama.
Pemuda dan Identitas
Sering kita mendengar berita tentang pemuda di Indonesia, bukan hal yang positif melainkan kelakuan negatif yang tidak harus diteladani oleh_pemuda lainnya. Seperti aksi tawuran, tindakan anarkis geng-geng atau komunitas pemuda tertentu yang malah meresahkan masyarakat hingga tindak asusila atau pelecehan yang kerap terjadi ditengah kita.
Sebagai Negara yang berlandaskan pancasila sudah seharusnya pemuda menjadi  cerminan masa depan bangsa dan berusaha untuk menjaga nama baik Negara dimata dunia.
Dalam hal ini, dibutuhkan perhatian pemerintah untuk berfikir lebih dalam menciptakan generasi muda yang bijaksana dengan membentuk pola pikir yang baik sejak dini dengan cara apapun.
Perguruan dan Pendidikan
Banyak cara yang dapat  ditempuh_pemerintah untuk menciptakan generasi muda yang berinovasi dan berkreatifitas. Peranan mahasiswa untuk memanfaatkan gelanggang remaja juga dapat merangsang para pemuda Indonesia untuk memalingkan diri dari hal-hal negatif dan memperlihatkan nilai yang ada dalam dirinya. Dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang positif tentunya dapat mengembangkan potensi yang sebenarnya telah ada pada diri setiap pemuda.

Sumber :

Rabu, 07 November 2012

TULISAN SOFTSKILL

CARA MERAWAT RAMBUT DENGAN BENAR



Rambut itu ibarat mahkota bagi wanita. Setiap wanita pasti ingin mempunyai rambut yang indah. Namun karena perawatan yang salah malah bisa mengakibatkan kerusakan rambut. Berbagai masalah rambut seperti ketombe, rambut rontok, rambut kaku, rambut kusut, rambut bercabang, serta beberapa masalah rambut lainnya bisa diatasi dengan cara merawat rambut yang benar.

Berikut ini adalah beberapa tips cara merawat rambut yang benar berdasarkan jenis rambut kita :

1. Rambut berminyak
Gunakan shampoo dan conditioner yang ringan. Jangan menyisir rambut terlalu sering. Jangan pula memegang rambut terlalu sering karena akan membuat rambut jadi mudah kotor. Jenis sisir yang kita gunakan adalah sisir dengan gigi yang jarang. Hindari penggunaan sisir yang rapat ataupun sisir yang berbentuk sikat.

2. Rambut kering dan rusak
Gunakan conditioner yang mengandung pelembab. Hindari proses pewarnaan dan pengeritingan. Pada saat keramas, pijat dan gosok kulit kepala dengan lembut

3. Rambut kombinasi (kulit kepala berminyak tetapi kondisi ujung rambut kering)
Gunakan shampoo hanya kulit kepala dan conditioner hanya pada ujung rambut. Untuk menghindari ujung rambut bercabang, lakukan pengguntingan ujung rambut setiap 6 minggu. Selain itu, gunakan sisir bergigi jarang dan hindari sisir yang berbentuk sikat.

4. Rambut rontok
hindari menyisir terlalu keras serta jangan terlalu sering mencuci rambut

5. Rambut dengan ketombe
Gunakan shampoo anti ketombe sesering mungkin dan segera hentikan saat ketombe mulai berkurang. Hindari menggaruk kulit kepala untuk mencegah infeksi. Segera konsultasi ke dokter apabila setelah pemakaian shampoo anti ketombe dalam 2 minggu tidak ada perubahan atau bahkan kulit kepala malah terasa sakit, gatal, atau meradang


Selain melakukan perawat sesuai degan jenis rambut seperti diatas, kita juga harus menjaga asupan gizi makanan yang kita konsumsi. Selain itu bila kita merasa rambut kita kurang sehat, kita bisa memotong pendek rambut kita sambil melakukan perawatan sampai rambut kita pulih kembali.

URL : http://carapedia.com/Merawat_Rambut_Benar_info174.html 

Kamis, 01 November 2012

ILMU SOSIAL DASAR

tugas softskill kedua


PERTUMBUHAN PENDUDUK

Perkembangan Penduduk Dunia Menggunakan Tabel
        Pertumbuhan penduduk merupakan salah satu faktor yang penting dalam masalah social ekonomi umumnya da masalah penduduk khususnya. Karena di samping berpengaruh terhadap jumlah dan komposisi penduduk juga akan berpengaruh terhadap kondisi social ekonimi suatu daerah atau Negara bahkan dunia.

      Misalnya dengan bertambahnya penduduk berarti pula harus bertambah pula persediaan bahan makanan, perumahan, kesempatan kerja, jumlah gedung sekolah dan sebagainya.
            Di samping itu apabila pertambahan penduduk tidak dapat diimbangi dengan pertambahan fasilitas di atas akan muncul masalah-masalah. Misalnya akan bertambag tingginya angka pengangguran, semakin meningkatnya tingkat kemiskinan, banyak anak usia sekolah yang tidak tertampung serta timbulnya kejahatan atau kriminalitas lain.   

Dapat kita lihat table perkembangan penduduk dunia dibawah ini. Saya mengambil sample perkembangan penduduk dunia mulai tahun 1950 sampai tahun 2008.

CINA
562,579,779
USA
152,271,000
RUSIA
101,936,816
JEPANG
83,805,000
WORLD
2,555,948,654
Populasi tahun 1950
CINA
1,333,207,572
INDIA
1,154,845,005
USA
304,838,948
INDONESIA
238,567,492
BRAZIL
197,254,181
WORLD
6,736,383,012
Populasi tahun 2008













Dilihat dari data di atas dapat dilihat bahwa perkembangan penduduk suatu Negara dapat bertambah hingga 2 kali lipat. Bahkan pada tahun 2008 posisi Indonesia mendudukin peringkat ke-4 perkembangan penduduk terbesar dunia. Dan perkembangan penduduk dunia berkembang sampai 3 kali lipat. Ini menunjukan bahwa perkembangan penduduk di dunia sangatlah pesat.


Dibawah ini menunjukan pertumbuhan penduduk di dunia pada tahun 2012. 
China
1,354,968,083
India
1,262,358,664
USA
316,439,963
Indonesia
245,345,665
Brazil
198,762,186
Pakistan
180,718,629
Nigeria
167,645,777
Bangladesh
152,869,558
Russia
142,668,088
Japan
126,412,401
World
7,070,769,945
Populasi tahun 2012














Tabel diatas menunjukkan hasil perkembangan penduduk dunia pada tahun 2012 yang saya ketahui melalui situs GoeHive. Coba kita bandingkan pertumbuhan penduduk tahun ini dengan tahun sebelumnya. Pada tahun 2012 Indonesia masih tetap menduduki peringkat ke – 4 penduduk dunia tersebar, dan Cina masih tetap meduduki peringkat pertama, begitu pula dengan India dan USA yang masih tetap menduduki peringkatnya sejak tahun 2008 dengan angka pertumbuhan penduduk yang bertambah dari tahun ke tahun. Semakin lama, dari tahun ke tahun penduduk di dunia semakin bertambah dengan pesat.

Faktor – faktor Demografi yang Mempengaruhi Pertambahan Penduduk
Pertumbuhan penduduk di dunia ini semakin cepat mendorong pertumbuhan aspek-aspek kehidupan yang meliputi aspek sosial, ekonomi, politik, kebudayaan, dan sebagainya. Dengan begitu, maka bertambahlah sistem mata pencaharian hidup menjadi lebih kompleks.
Secara umum ada 3 faktor demografi yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk yaitu :
1.      Kelahiran (Fertilitas).
Kelahiran adalah istilah dalam demografi yang mengindikasikan jumlah anak yang dilahirkan hidup, atau dalam pengertian lain fasilitas adalah hasil produksi yang nyata dari fekunditas seorang wanita. Kelahiran bersifat menambah jumlah penduduk. Berikut ini penjelasan mengenai pengukuran fertilitas:
  • Pengukuran fasilitas tahunan adalah pengukuran kelahiran bayi pada tahun tertentu dihubungkan dengan jumlah penduduk pada tahun tersebut. Adapun ukuran-ukuran fertilitas tahunan adalah :
  1. Tingkat fertilitas kasar (crude birth rate) adalah banyaknya kelahiran hidup pada satu tahun tertentu tiap 1000 penduduk.
  2. Tingkat fertilitas umum (general fertility rate) adalah jumlah kelahiran hidup per-1000 wanita usia reproduksi (usia 14-49 atau 14-44 tahun) pada tahun tertentu.
  3. Tingkat fertilitas menurut umur (age specific fertility rate) adalah perhitungan tingkat fertilitas perempuan pada tiap kelompok umur dan tahun tertentu.
  4. Tingkat ferlititas menurut ukuran urutan penduduk (birth order specific fertility rates) adalah perhitungan fertilitas menurut urutan kelahiran bayi oleh wanita pada umur dan tahun tertentu.

  •      Pengukuran fertilitas komulatif adalah pengukuran jumlah rata-rata anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan hingga mengakhiri batas usia suburnya. Adapun ukurannya adalah:

1)     Tingkat fertilitas total adalah jumlah kelahiran hidup laki-laki dan perempuan jumlah tiap 1000 penduduk yang hidup hingga akhir masa reproduksinya dengan catatan tidak ada seorang perempuan yang meninggal sebelum mengakhiri masa reproduksinya dan tingkat fertilitas menurut umur tidak berubah pada priode waktu tertentu.
2)  Gross reproduction rates adalah jumlah kelahiran bayi perempuan oleh 1000 perempuan sepanjang masa reproduksinya dengan catatan tidak ada seorang perempuan yang meninggal sebelum mengakhiri masa produksinya.

Ada pula faktor yang mempengaruhi tingkat kelahiran meningkat yaitu :
·  Menikah muda
·  Anggapan banyak anak banyak rezeki.
·  Anak merupakan sumber tenaga atau penghasilan untuk orang tua.
·  Anggapan bahwa anak laki-laki adalah penerus keturunan.

2.   Kematian (Mortalitas).
      Kematian adalah hilangnya tanda-tanda kehidupan manusia secara permanen. Kematian bersifat mengurangi jumlah penduduk. Mortalitas khusus mengekspresikan pada jumlah satuan kematian per-1000 individu per-tahun, hingga rata-rata mortalitas sebesar 9,5 berarti pada populasi 100.000 terdapat 950 kematian per-tahun.

Faktor yang mendukung kematian yaitu :
1) Sarana kesehatan yang kurang memadai.
2) Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan.
3) Terjadinya bencana alam, kecelakaan, peperangan.
4) Bunuh diri atau pembunuhan.
Faktor penghambat kematian :
      1) Lingkungan hidup yang sehat.
      2) Sarana kesehatan yang lengkap dan memadai.
      3) Ajaran agama yang melarang bunuh diri dan pembunuhan.
      4) Tingkat kesehatan yang semakin tinggi.
      5) Semakin tinggi tingkat pendidikan penduduk.


3.   Perpindahan (Migrasi).
      Migrasi penduduk adalah perpindahan penduduk dari tempat yang satu ke tempat lain. Dalam mobilitas penduduk terdapat migrasi internasional yang merupakan perpindahan penduduk yang melewati batas suatu negara ke negara lain dan juga migrasi internal yang merupakan perpindahan penduduk yang berkutat pada sekitar wilayah satu Negara saja.
Faktor yang mempengaruhi migrasi :
1) Persediaan sumber daya alam.
2) Lingkungan sosial budaya.
3) otensi akademi.
4) Alat masa depan.

Pengertian Migrasi

Migrasi adalah perpindahan penduduk dari tempat yang satu ke tempat yang lain. Tetapi  Dalam banyak kasus, organisme bermigrasi untuk mencari sumber-cadangan-makanan yang baru untuk menghindari kelangkaan makanan yang mungkin terjadi karena datangnya musim dingin atau karena overpopulasi.

Macam –macam Migrasi
Migrasi Internasional meliputi:
·         Imigrasi = Masuknya penduduk ke suatu Negara
·         Emigrasi = Keluarnya penduduk ke negara lain
·         Remigrasi = Kembalinya penduduk ke Negara
Migrasi Nasional meliputi:
·         Urbanisasi  = Dari Desa ke Kota
·         Transmigrasi = Dari Pulau ke Pulau
·         Ruralisasi = Dari Kota ke Desa
·         Evakuasi = Dari tempat yang tidak aman ke tempat yang aman

Proses Migrasi
Proses migrasi adalah suatu proses perpindahan penduduk. Sebagai contoh, penduduk desa yang migrasi ke kota (Urbanisasi) untuk mengemban pendidikan atau pekerjaan yang lebih layak. Bisa juga orang yang bosan dengan kehidupan yang padat di kota, ingin migrasi ke sebuah desa untuk mendapatkan suasana ketenangan.

Akibat Dari Migrasi
Dengan adanya wilayah yang memiliki suatu nilai lebih maka banyak orang/ penduduk pun yang akan pergi ke wilayah itu dikarenakan di wilayah ia tinggal sudah tidak ada lagi nilai lebihnya untuk berkelangsungan hidupnya dan migrasi pun mempunyai dampak-dampaknya juga.
Dari semua faktor-faktor seperti kesehatan, ketidak nyamanan, wilayah, ekonomi, susah lahan pekerjaan, bencana alam,dan sosial budaya maka penduduk pun akan berpikir untuk segera melakukan migrasi ketempat yang menurut ia nyaman dan semua itu demi berkelangsungan hidupnya.
Seiring waktu berjalan kota yang diserbu para imigran pun padat maka timbul lah akibat-akibat dari imigrasi, kebanyakan migrasi di Indonesia tidak terkendali dikarenakan kurangnya data pada proses migrasi karena imigran banyak yang melakukan imigrasi iliegal.

Berikut ini adalah akibat yang muncul dari migrasi :
• Akan terjadi pertikaian didalam suatu kota yang banyaknya imigrasi dikarenakan banyaknya orang yang bersuku tidak sama, perbedaan sosial budaya, pola pikiran yang tidak sepaham, adab tutur kata yang tidak sama, dan memandang suatu nilai orang.
• Akan cepatnya terjadi bencana alam, karena apabila imigran datang tentu saja mereka mencari tempat tinggal, maka lahan penghijauan pun menjadi sasaran untuk dibuatnya perumahan sehingga untuk resapan air pun berkurang sehingga akan terjadi bencana alam banjir dan juga wabah penyakit.
• Kesehatan menjadi harga yang lebih mahal di dalam kota migrasi karena, makin banyak imigran yang datang dengan membawa alat kendaraannya dan juga elektronik yang mempunyai radiasi dan polusi pun dimana-mana.
• Area perkuburan yang makin sempit dikarenakan lahan yang letaknya seharusnya menjadi area pemakaman justru dibuat mall, jalan raya besar, dan juga fasilitas prasarana lainnya.
• Lahan pekerjaan yang sempit karena banyaknya orang yang mau menetap di kota migrasi dengan mencari uang tetapi sudah banyaknya lahan pekerjaan yang diambil orang dan juga peluang bisnis yang area penjualannya sangat sempit.

Tiga Jenis Struktur Penduduk
Ada tiga jenis struktur penduduk :
1. Piramida Penduduk Muda
Piramida ini menggambarkan komposisi penduduk dalam pertumbuhan dan sedang berkembang. Jumlah angka kelahiran lebih besar daripada jumlah kematian. Bentuk ini umumnya kita lihat pada negara – negara yang sedang berkembang. Misalnya : India, Brazil dan Indonesia
2. Piramida Stationer
Bentuk piramida ini menggambarkan keadaan penduduk yang tetap (statis) sebab tingkat kematian rendah dan tingkat kelahiran tidak begitu tinggi. Piramida penduduk yang berbentuk system in iterdapat pada negara-negara yang maju seperti Swedia, Belanda dan Skandinavia.
3. Piramida Penduduk Tua
Bentuk piramida penduduk ini menggambarkan adanya penurunan tingkat kelahiran yang sangat pesat dan tingkat kematian kecil sekali. Apabila angka kelahiran jenis kelamin pria besar, maka suatu Negara bias kekurangan penduduk. Negara yang bentuk piramida penduduknya seperti ini adalah Jerman, Inggris, Belgia dan Perancis.


KEBUDAYAAN DAN KEPRIBADIAN

Pertumbuhan dan Perkembangan Kebudayaan di Indonesia

sudah sangat berkembang. Dahulu kala banyaknya para pendatang  yang menyebarkan banyak kebudayaan di Indonesia. Tetapi kita harus kritis dan selektif dalam memilih kebudayaan yang datang itu. Karena jangan sampai kita menggeserkan kebudayaan lama yang sudah menjadi tradisi di negeri kita ini. Keep In Our Nature Culture.
Awal Perkembangan kebudayaa di Indonesia, di mulai dari Zaman Batu, di mana masyarakat di Indonesia masih bersifat nomaden. Lalu berkembang lagi menjadi Zaman Logam. Di zaman ini, masyarakat indonesia sudah bisa menempa alat-alat dari besi atau logam dan sudah ada beberapa yang menetap. Di ikuti dengan masuknya Kebudayaan Hindu-Budha yang di bawa oleh orang-orang dari India. Kebudayaan ini cukup di terima di Indonesa. Lalu setelah itu, barulah masuk Kebudayaan islam. Karena Islam sangat tolerir, maka agama ini memiliki banyak penganutnya di Indonesia sampai sekarang. Barulah masuk bangsa kolonial yang berasal dari eropa dan juga menyebarkan kebudayaan mereka di Indonesia.

Kebudayaan Hindu-Budha dan Islam
a.       Kebudayaan Hindu-Budha
 
India merupakan tanah tempat kebudayaan Weda, Buddha, Jaina lahir. Di sebelah utara terdapat sungai–sungai besar seperti Indus, Gangga, Yamna, dan Brahmaputra yang memiliki lembah-lembah subur. Di lembah-lembah subur inilah lahir peradaban Hindu muncul. Penduduk Lembah Indus adalah bangsa Dravida yang berkulit hitam. Peradaban Lembah Indus mengalami kemunduran ketika bangsa Arya dari Asia Tengah melakukan invasi. Persebaran bangsa Arya dibedakan atas dua periode: masa Weda Awal dan masa Weda Akhir. Pada masa akhir ini. bangsa Arya mulai membangun system agama Weda (Hindu) dan pemerintahan (politik).
Agama Buddha lahir dari Sidharta Gautama, putra Raja Suddodhana dari Kapilawastu. Setelah dewasa, Sidharta pergi dari istana dan meninggalkan segala Bentuk kesenangan duniawi. Ia berguru pada sejumlah rahib. Ketika tiba di Desa Gaya, di Lembah Sungai Gangga, Siddharta menjadi seorang Buddha. Setelah itu ajaran Buddha mengalami perkembangan: Buddha Mahayana dan Hinayana. Pengaruh Buddha pun meluas hingga Cina, Jepang, Indocina, dan Indonesia.

Ada beberapa teori tentang masuknya kebudayaan Hindu-Budha ke Indonesia:
1.      Teori Waisya
Menurut teori ini, kebudayaan Hindu-Budha dibawa oleh para pedagang yang berasal dari India.

2.      Teori Ksatria

Menurut teori ksatria, kebudayaan Hindu Budha dibawa oleh kaum-kaum ksatria atau raja-raja yang menaklukan daerah-daerah yang ada di Nusantara dan menghidupkan rakyatnya di daerah tersebut.

3.      Teori Brahmana

Teori ini mempercayai bahwa masuknya kebudayaan Hindu-Budha ke Indonesia dibawa oleh para golongan Brahmana atau para cendikiawan yang menguasai ilmu agama.

4.      Teori Sudra

Berdasarkan teori ini, ajaran Hindhu-Budha di bawa oleh kasta Sudra atau para budak yang ingin mengubah nasib mereka di Indonesa.

5.      Teori Arus Balik
            Dalam teori ini, beranggapan bahwa warga Indonesia yang pergi merantau dan mendapat ajaran Hindu-Budha, kembali lagi ke Indonesia dengan membawa ajaran tersebut dan menyebarkannya.

b.       Kebudayaan Islam
Pada abad ke-15 dan ke-16 agama Islam telah dikembangkan di Indonesia oleh para pemuka-pemuka Islam yang disebut Wali Sanga. Sebelumnya kebudayaan islam dibawa oleh para pedagang dari Arab. Masuknya Islam ke Indonesia, teristimewa ke Pulau Jawa berlangsung dalam suasana damai, hal ini disebabkan tidak adanya paksaan dan adanya sikap toleransi yang dimiliki bangsa kita. Agama Islam berkembang pesat di Indonesia dan menjadi agama yang mendapat penganut dari sebagian besar penduduk Indonesia. Islam itu sendiri masuk kira-kira pada abad ke-7.
Penjelasan singkat, Islam merupakan sistem keyakinan dan kepercayaan serta aturan yang mengatur manusia dengan Tuhannya dan manusia dengan manusia serta manusia dengan lingkungannya, maka makna peradaban Islam dibagi dalam tiga pengertiannya, pertama, kemajuan dan tingkat kecerdasan akal yang dihasilkan dalam suatu periode kekuasaan Islam, mulai dari periode nabi Muhammad saw. sampai perkembangan kekuasaan Islam sekarang. Kedua, hasil-hasil yang dicapai oleh umat Islam dalam lapangan kesustraan, ilmu pengetahuan, dan kesenian. Ketiga, kemajuan Islam atau kekuasaan Islam berperan melindungi pandangan hidup Islam.
Kebudayaan islam sangat berkembang di Indonesia, karena ajarannya yang tidak bersifat memaksa dan siapa saja bisa belajar kebudayaan atau agama islam. Islam juga melakukan toleransi antar umat beragama. Seperti yang pernah saya lihat di Televisi, ada mesjid dan gereja yang bersebelahan dan berdempet. Para jemaah-jemaahnya saling membantu satu sama lain dan tidak ada yang saling merugikan. Perkembangannya cukup pesat, tidak hanya dari perdagangan, tapi juga melalui pendidikan, perkawinan, dan lain-lain.

Perkembangan Kebudayaan Barat
Konsep budaya Barat umumnya terkait dengan definisi klasik dari Dunia Barat. Dalam definisi ini, kebudayaan Barat adalah himpunan sastra, sains, politik, serta prinsip-prinsip artistik dan filosofi yang membedakannya dari peradaban lain. Sebagian besar rangkaian tradisi dan pengetahuan tersebut umumnya telah dikumpulkan dalam kanon Barat.  Istilah ini juga telah dihubungkan dengan negara-negara yang sejarahnya amat dipengaruhi oleh imigrasi atau kolonisasi orang-orang Eropa, misalnya seperti negara-negara di benua Amerika dan Australasia, dan tidak terbatas hanya oleh imigran dari Eropa Barat. Eropa Tengah juga dianggap sebagai penyumbang unsur-unsur asli dari kebudayaan Barat. 

Kebudayaan Barat adalah kebudayaan yang juga memberi warna terhadap corak lain dari kebudayaan dan kepribadian bangsa Indonesia, yang berawal ketika kaum kolonialis / penjajah masuk ke Indonesia, terutama Belanda. Mulai dari kekuasaan perusahaan dagang Belanda (VOC) dan berlanjut dengan pemerintahan koloniallis Belanda, di kota-kota provinsi, kabupaten muncul bangunan-bangunan bergaya arsitektur “Barat”. Dalam kurun waktu itu juga, muncullah dua lapisan sosial, yaitu:

1.      Lapisan sosial yang terdiri dari kaum buruh
2.      Lapisan sosial dari kaum pegawai

Dalam lapisan sosial yang kedua inilah pendidikan Barat di sekolah-sekolah dan kemahiran bahasa Belanda menjadi syarat utama untuk mencapai kenaikan kelas sosial. Dan masih juga sebagai pengaruh kebudayaan Eropa ke Indonesia adalah masuknya agama Katolik dan Kristen Protestan.

Daftar Pustaka
http://www.fadhilza.com/2008/11/tadabbur/pertumbuhan-penduduk-dunia.html
http://www.geohive.com/
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2009/12/pertumbuhan-penduduk-2/
http://senda-ronyrama.blogspot.com/2011/12/faktor-faktor-demografi-yang.html